Kebahagiaan Iman
Seorang suami sedang bertengkar dengan isterinya, lalu ia berkata :“Sesungguhnya aku akan mencelakakanmu!”
Sang isteri berkata dengan tenang : “Engkau tidak akan mampu.”
Suaminya berkata : “Mengapa tidak?”
Isteri menjawap : “Jika kebahagiaan berada dalam harta, maka engkau dapat mencegahnya dariku. Jika kebahahagiaan berada dalam perhiasan, maka engkau dapat menahannya agar tidak sampai kepadaku. Kebahagiaan itu bukan pada apapun yang engkau miliki atau apa yang dimiliki manusia yang lainnya. Sesungguhnya aku menemukan kebahagiaanku dalam imanku, imanku ada dalam hatiku dan hatiku tidak dapat dkuasai oleh seorang pun, melainkan oleh Tuhanku.”
“kesedihan ku nelangsa dalam dinginnya sang malam…kebahagiaanku melalang dalam cepatnya waktu sang Tuhan….tapi parasmu masih tergantung indah dalam ingatan syahdu sang hati”
Coretan Kertas (Semoga)
Senang? Sedih?Apa jadinya kalau rasa itu menyatu…
Senang ketika melihat kebahagian, sedih ketika melihat kebahagian.
Lengkap? Memang, mungkin dengan sedikit bumbu kebohongan bisa dimaklumi.
Andai aku bisa membatalkan, memundurkan, atau memajukan waktu, mungkin aku bisa menentukan semua seperti mencoret kertas.
Ini hidup dan didalamnya ada banyak pilihan, tolong jangan disesali.
Semoga ini bukanlah sebuah pengulangan, tapi merupakan sebuah pendewasaan… Semoga….
